Jenis Makanan Haram dan Bahayanya dalam Ilmu Medis

12:28 AM
Assalamu’alaikum, sahabat.

Kali ini, blog Hidup Sehat ala Rasul akan membahas mengenai makanan. Kita sebagai muslim tentu sudah jelas mengenai larangan memakan makanan yang haram. Tentu ada hikmah dibalik larangan tersebut dari segi ilmu medis. Ayo simak penjelasannya!

bahaya makanan haram

مَا أَنْزَلَ اللهُ مِنْ دَاءٍ إِلاَّ أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً

“Tidaklah Allah menjadikan kesembuhan umatku pada sesuatu yang diharamkan atasnya.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Makanan-makanan yang substansinya diharamkan, dari kelompok binatang atau minuman, mudah untuk diketahui karena jumlahnya sangat sedikit dibandingkan dengan makanan halal. Sederhananya, makanan yang diharamkan dalam Al Quran dan Hadis dapat dibagi ke dalam tiga kelompok besar, yaitu:
  • Daging yang substansinya diharamkan = babi ;
    hewan amfibi yang hidup di dua alam = buaya, katak ;
    hewan buas bertaring  = singa, anjing, kucing;
    burung bercakar mencengkeram = elang, gagak, rajawali.
  • Daging dari hewan yang mati/bangkai (kecuali binatang laut)
  • Daging yang berasal dari hewan yang disembelih bukan karena Allah/disembelih untuk sesembahan berhala, hewan yang mati dicekik atau dipukul atau terjatuh atau dimakan hewan buas.

Bangkai diharamkan untuk dimakan dalam Islam terutama karena hal ini memang sudah menjadi petunjuk dari Allah, fakta juga membuktikan bahwa bangkai sudah tidak memiliki elemen nutrisi yang berharga dalam komponennya. Dalam fisik bangkai telah bersemai bakteri pengurai untuk membusukkan bangkai yang jika dikonsumsi oleh manusia akn membawa penyakit bagi tubuh.

Binatang yang mati tercekik akan memiliki kadar karbon dioksida toksik (beracun) yang lebih tinggi karena oksigen tidak dapat masuk ke paru-parunya. Adapun binatang yang mati dimangsa hewan buas akan sangat mungkin terkontaminasi oleh bakteri dari air liur hewan buas tersebut.

Demikianlah penjelasan mengenai bahaya makanan haram bagi kesehatan tubuh. Semoga penjelasannya bermanfaat dan jangan lupa untuk membagikan tulisan ini ke kerabat lainnya ya :)
Previous
Next Post »
0 Komentar

Ada yang kurang jelas? Silahkan tuliskan di komentar :)